Motivation letter atau surat motivasi adalah dokumen yang sering diminta dalam proses pendaftaran perguruan tinggi, beasiswa, atau rekruitmen kegiatan sosial di luar negeri. Surat ini membantu perekrut memahami kandidat lebih personal. Untuk itu penting menulis motivation letter beasiswa dengan format yang benar agar lebih rapi.
Format Motivation Letter Beasiswa
Pada dasarnya motivation letter tidak memiliki aturan baku yang ditetapkan secara internasional. Artinya tiap penyelenggara beasiswa akan menetapkan sendiri format motivation letter mereka. Biasanya format tersebut terangkum dalam pedoman masing-masing program.
Meski tidak ada format internasional, ada semacam aturan tidak tertulis yang perlu diketahui. Aturan tersebut bisa dijadikan sebagai pedoman umum jika penyelenggara beasiswa tidak menyediakan pedoman pembuatan motivation letter. Berikut ini format yang bisa diikuti.
[Nama Anda]
[Alamat Anda]
[Email Anda]
[Nomor Telepon]
[Tanggal]
[Nama Penerima]
[Posisi Penerima]
[Nama Institusi/Program Beasiswa]
[Alamat Institusi/Program Beasiswa]
Subjek: Motivation Letter for [Nama Beasiswa] Application
- Salam Pembuka
Tulis salam pembuka secara formal sesuai dengan pihak yang Anda tuju. Jika Anda tidak tahu siapa yang akan membaca surat tersebut, Anda bisa menggunakan “Dear Sir/Madam.”
Contoh:
“Dear Members of the Scholarship Committee,”
- Paragraf Pembuka (Introduction)
Perkenalkan diri Anda, termasuk latar belakang pendidikan dan tujuan Anda melamar beasiswa tersebut. Anda juga perlu menyebutkan program beasiswa apa yang sedang dilamar dilengkapi alasan mengapa tertarik dengan program tersebut.
Contoh:
“My name is [Nama Anda], and I am a [program studi] student from [universitas atau sekolah]. I am writing to express my interest in applying for the [Nama Beasiswa] for the academic year [tahun]. This scholarship offers an exceptional opportunity for me to pursue [tujuan akademik Anda] and further develop my skills in [bidang studi/program].”
- Paragraf 1: Latar Belakang dan Kualifikasi
Kandidat perlu menjelaskan latar belakang pendidikan akademik yang dimiliki. Sertakan pula kegiatan akademik yang relevan seperti pelatihan, prestasi atau kompetisi, dan sebagainya. Informasi tersebut dapat memberikan nilai tambahan untuk Anda.
Contoh:
“I have a strong academic background in [bidang studi Anda] and have achieved [prestasi atau penghargaan yang relevan], such as [contoh penghargaan atau pencapaian]. My academic journey has been characterized by my dedication to [fokus pendidikan atau penelitian], and I have gained valuable experience through [pengalaman terkait, seperti magang, proyek, atau penelitian].”
- Paragraf 2: Motivasi Melamar Beasiswa
Jelaskan mengapa Anda tertarik pada program beasiswa tersebut. Sebutkan alasan spesifik mengapa program dan lembaga tersebut relevan dengan tujuan akademik dan karier Anda. Hubungkan dengan aspirasi masa depan Anda.
Contoh:
“I am particularly interested in the [Nama Program Beasiswa] because of its emphasis on [fokus spesifik program], which aligns with my long-term career goals in [tujuan karier]. I believe that the opportunity to study at [nama universitas/institusi] will not only provide me with a deeper understanding of [bidang studi], but also allow me to contribute meaningfully to [tujuan sosial atau profesional yang lebih besar].”
- Paragraf 3: Rencana Masa Depan dan Dampak Beasiswa
Uraikan rencana masa depan Anda dan bagaimana beasiswa ini akan membantu Anda mencapai tujuan akademik dan karier. Jelaskan dampak yang dapat Anda berikan bagi institusi atau masyarakat setelah menyelesaikan studi.
Contoh:
“Upon completion of my studies, I intend to use my knowledge and skills to contribute to [bidang atau isu sosial yang relevan]. I am confident that the education I will receive through this scholarship will enable me to [rencana aksi atau kontribusi yang akan Anda buat]. I am particularly eager to [rencana spesifik untuk proyek atau penelitian yang ingin dilakukan].”
- Paragraf Penutup (Conclusion)
Di bagian ini kandidat bisa mengungkapkan rasa terimakasihnya karena sudah diberikan kesempatan untuk mendaftar program yang ada. Selain itu coba tegaskan lagi antusiasme Anda dalam program ini sehingga harapan lolos sangat besar. Tambahkan pula pernyataan yang menegaskan bahwa aNda siap mengikuti proses seleksi lebih lanjut.
Contoh:
“Thank you for considering my application for the [Nama Beasiswa]. I am eager to contribute to the academic community at [nama universitas] and to further my education in [bidang studi]. I am available for an interview or any additional information you may require, and I look forward to the opportunity to be considered for this prestigious scholarship.”
- Salam Penutupan
Di bagian ini tambahkan salam formal. Ada banyak salam penutup formal yang bisa dipakai misalnya “Sincerely,” atau “Yours faithfully.”
Contoh:
“Sincerely,”
[Nama Anda]
Selain memahami formatnya, kandidat juga harus menerjemahkan motivation letter beasiswa ke bahasa Inggris atau bahasa asing sesuai negara tujuan. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai, Anda bisa mempercayakannya kepada kami melalui Jakarta Translate. Kami menyediakan jasa penerjemah tersumpah berbagai bahasa asing dengan hasil resmi dan diakui.





